Arsip untuk Januari, 2009

Ternyata Kentut itu..!!!

Januari 3, 2009

Hasil analisis pribadi,

Nih, Pentingnya kita Kentuttttt.. …..menurut Wikipedia, diceritakan
kembali untuk teman-teman …

kentut sering dijauhi
kentut sering dihina
kentut sering dianggap anak haram karena kadang nggak diketahui siapa
yang melahirkannya ke dunia ini mari kita liat masa lalu kentut…
kasian mereka…

1. Dari mana asal kentut ?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita
telan, yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas
dari bakteri dalam perut.

2. Apa komposisi kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar
nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh
sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara
asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga
menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung
apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri
dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan
kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain
terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya
tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya
tidak sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan
kentut).
(lagi…)

Hitungan Byte

Januari 3, 2009

Tahukah kamu hitungan byte dibawah ini?

Semoga bermanfaat..
Bits, Bytes, Mega, Giga, Tera (explained)

1 bit = a 1 or 0 (b)
4 bits = 1 nybble (?)
8 bits = 1 byte (B)
1024 bytes = 1 Kilobyte (KB)
1024 Kilobytes = 1 Megabyte (MB)
1024 Megabytes = 1 Gigabyte (GB)
1024 Gigabytes = 1 Terabyte (TB)

Regard’s..

Command Dasar Di Linux

Januari 3, 2009

Berikut ini beberapa perintah dasar yang biasa digunakan untuk mengoperasikan dan meng-administrasi sistem berbasis Linux
pada mode command-line-interface atau biasa disebut mode KONSOLE.

alias : Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya.
——————————————————————————-
Contoh : menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya

[kave@client10~]$ alias
alias d=’dir’
alias ls=’/usr/bin/ls -l’
alias v=’vdir’
alias vdir=’/usr/bin/ls $LS_OPTIONS –format=long’

membuat alias baru yaitu dir yang fungsinya sama dengan ls
———————————————————-
[kave@client10~]$ alias dir=’/usr/bin/ls -l’
cp: Copy, untuk melakukan proses copy file
——————————————
Syntax : cp [options] file_sumber file_tujuan
Contoh : copy file dari direktori /data/mhs1/otomatis.sh ke /data/mhs2/
[kave@client10~]$ cp /data/mhs1/otomatis.sh /data/mhs2/

chmod: Untuk mengganti perijinan pada file atau direktori.
———————————————————-
Syntax : chmod [options] file_atau_direktori
Contoh : Mengganti perijinan file /data/mhs1/otomatis.sh dari 664 menjadi 755
[kave@client10~]$ chmod 755 /data/mhs1/otomatis.sh

chown: Mengganti kepemilikan atas file atau direktori
—————————————————–
Syntax : chown [options] username:groupname
Contoh : Mengganti kepemilikan file /data/otomatis.sh yang sebelumnya dimiliki oleh user yang bernama labcrew menjadi labcrew2
[kave@client10~]$ chown labcrew2:labcrew2 /data/otomatis.sh

chgrp: Untuk mengganti grup pemilik suatu file atau direktori
————————————————————-
Syntax : chgrp [options] groupname
Contoh :
[kave@client10~]$ chgrp labcrew /data/otomatis.sh
(lagi…)