Memilih modem untuk internet


Kebetulan tadi pagi ada salah seorang Pimpinan, menanyakan mengenai modem HSDPA, untuk keperluan akses internet melalui jaringan seluler pada laptopnya.

Sebagai informasi bahwa HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) atau lebih dikenal dengan teknologi 3,5G ini merupakan kelanjutan dari generasi sebelumnya, 3G (generasi ketiga).  Seingat saya teknologi 3G ini belum lama muncul (mungkin sekitar 2 tahun yang lalu?)  dan sekarang sudah muncul 3,5G. Suatu perkembangan yang sangat cepat sekali.

Perbedaan dari beberapa generasi ini terletak pada kecepatan transfer datanya. Pada 3.5 G memiliki kecepatan hingga mencapai 3.6 Mbps, sedangkan 3G memiliki kecepatan hingga 384 Kbps. Bandingkan dengan 2.75G yang memiliki kecepatan 237 Kbps (EDGE, Enhanced Data rates for GSM Evolution); 2.5G memiliki kecepatan 114 Kbps (GPRS); dan 2G yang kecepatannya hanya 9,6 Kbps.

Jadi, jangan salah membeli, teknologi 3,5 G inilah yang saat ini marak digunakan pada daerah-daerah yang tercover oleh jaringan-jaringan operator selular seperti Telkomsel, XL, dan Indosat. Dengan kecepatan sebesar ini tentunya kita bisa melakukan download musik, nonton TV lewat handphone, video call, streaming video, dsb.

Modem ini biasanya dijual satu bundle dengan layanan  operator. Tetapi saat ini modem-modem tersebut sudah banyak yang dijual secara terpisah, tanpa harus terikat pada salah satu kartu operator.

Pengamatan saya,  ada 3 jenis modem HSDPA, di antaranya yaitu: menggunakan port PCMCIA, USB dan Express card.  Persoalannya, mana yang cocok dan sesuai dengan laptop kita?

PCMCIA (The Personal Computer Memory Card International Association) adalah salah satu slot yang ada di laptop untuk melakukan pemasangan perangkat tambahan. Perlu di catat, bahwa slot ini hanya ada di notebook type lama. Notebook keluaran baru saat ini sudah tidak memiliki slot semacam itu. Keuntungan jika menggunakan model PCMCIA, maka akan menghemat penggunaan port USB yang biasanya jumlahnya sedikit pada laptop tipe lama. Kekurangannya, card ini tentu tidak bisa digunakan jika menggunakan PC.

Modem USB HSDPA, mudah di pasang maupun dicopot baik pada laptop maupun PC.  Terakhir adalah Modem Express Card, yaitu card yang biasa digunakan pada laptop-laptop keluaran terakhir sebagai pengganti dari PCMCIA card. Bila pada PCMCIA bisa mencapai 132 MBps, maka dengan Express Card bisa mencapai kecepatan 250 Mbps.

Dari beberapa uraian di atas, maka menurut saya pilihan Modem USB HSDPA adalah pilihan terbaik, karena lebih fleksibel dan kompatibilitas yang lebih luas, dibanding yang lain.

Modem merek Huawei E220 misalnya yang mode USB, selain itu contohnya modem merk Sierra 875 yang sudah support HSDPA, yang kebetulan saya beli untuk keperluan saya sendiri. Dan untuk pimpinan saya, tinggal pilih modem yang diinginkan sesuai budget yang ada. Sebetulnya banyak pilihan merek-merek lainnya seperti:  BandLuxe C120s, Sony Ericson MD300, dsb. Hanya kebetulan saja saya memilih merek tersebut.

0 Responses to “Memilih modem untuk internet”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: